BMKG Prediksi Cuaca Ekstrem Berlanjut hingga 14 Feb. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperpanjang prediksi cuaca ekstrem hingga 14 Februari 2026 di hampir seluruh wilayah Indonesia. Hujan lebat hingga sangat lebat, disertai kilat/petir, angin kencang, dan gelombang tinggi tetap menjadi ancaman utama. Monsun Asia yang masih sangat aktif, ditambah daerah konvergensi angin dan sirkulasi siklonik di Samudra Hindia barat Sumatera, menjadi pemicu dominan. Potensi banjir, banjir bandang, longsor, serta genangan air diperkirakan masih tinggi, terutama di Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku, dan Papua. Masyarakat diimbau tetap waspada karena intensitas cuaca ekstrem ini bisa berlangsung hingga akhir pekan, dengan risiko tertinggi pada 13–14 Februari. REVIEW FILM
Penyebab dan Pola Cuaca hingga 14 Februari: BMKG Prediksi Cuaca Ekstrem Berlanjut hingga 14 Feb
Cuaca ekstrem berlanjut karena penguatan Monsun Asia yang membawa massa udara lembab sangat besar dari utara. Daerah konvergensi angin memanjang dari Sumatera hingga Nusa Tenggara, sementara sirkulasi siklonik di Samudra Hindia barat Sumatera terus memperkuat pembentukan awan cumulonimbus. BMKG mencatat curah hujan harian di banyak wilayah masih berpotensi 100–200 mm, terutama pada siang hingga malam hari.
Pola distribusi hujan lebat hingga 14 Februari:
Sumatera (Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Jambi, Sumsel, Bengkulu, Lampung) – hujan sangat lebat di pegunungan, rawan banjir bandang dan longsor.
Jawa (Banten, Jabar, Jateng, DIY, Jatim) – hujan lebat di selatan Jawa, potensi longsor tinggi di lereng Gunung Merapi, Merbabu, dan Pangrango.
Kalimantan dan Sulawesi – genangan air di dataran rendah dan luapan sungai besar.
Nusa Tenggara, Maluku, Papua – hujan lebat di NTB, NTT, Maluku Utara, serta Papua Pegunungan dan Papua Selatan, disertai gelombang tinggi 2,5–4 meter di perairan selatan.
Angin kencang hingga 40–50 km/jam dan petir masih sering terjadi, terutama di wilayah pesisir dan pegunungan. Fase Bulan Baru juga memicu banjir rob di pesisir utara Jawa dan Sulawesi hingga 14 Februari.
Wilayah Rawan dan Imbauan Keselamatan: BMKG Prediksi Cuaca Ekstrem Berlanjut hingga 14 Feb
Wilayah dengan status siaga tertinggi hingga 14 Februari meliputi:
Sumatera Barat dan Aceh – longsor lereng Bukit Barisan dan banjir bandang sungai kecil.
Jawa Barat dan Jawa Tengah – longsor di Puncak, Cianjur, Garut, serta genangan di Bandung dan Semarang.
Kalimantan Selatan dan Sulawesi Selatan – banjir dataran rendah dan luapan Sungai Barito serta Sungai Walanae.
NTB dan NTT – banjir bandang di Lombok Timur dan Flores Timur.
Papua Pegunungan – longsor lereng dan banjir sungai besar seperti Digul dan Mamberamo.
BPBD di seluruh provinsi sudah menyiapkan posko siaga, tim evakuasi, perahu karet, dan stok logistik dasar. Masyarakat diimbau:
Hindari lereng curam, tepi sungai, dan pantai saat hujan deras.
Bersihkan saluran air dan gorong-gorong untuk mencegah genangan.
Nelayan dan operator kapal kecil tunda melaut hingga gelombang di bawah 2,5 meter.
Pantau informasi resmi melalui aplikasi Info BMKG atau radio lokal.
Siapkan tas darurat berisi dokumen penting, obat-obatan, dan pakaian ganti.
Pemerintah daerah diminta memastikan drainase kota berfungsi optimal dan memantau sungai-sungai besar yang berpotensi meluap.
Kesimpulan
Prediksi cuaca ekstrem BMKG yang berlanjut hingga 14 Februari 2026 menunjukkan bahwa puncak musim hujan masih menyimpan risiko tinggi di hampir seluruh wilayah Indonesia. Dengan curah hujan lebat, angin kencang, dan gelombang tinggi, potensi banjir, longsor, serta genangan air tetap menjadi ancaman nyata. Kunci menghadapinya adalah kewaspadaan dini, kepatuhan terhadap peringatan BMKG, dan persiapan bersama antara masyarakat, BPBD, serta pemerintah daerah. Di tengah dinamika cuaca tropis yang sulit diprediksi sepenuhnya, informasi tepat waktu dan langkah antisipasi kolektif menjadi penentu utama untuk meminimalkan korban dan kerugian. Semoga periode ini berlalu tanpa insiden besar, dan masyarakat bisa kembali beraktivitas normal setelah cuaca mereda. Tetap ikuti update resmi agar selalu selangkah di depan.